My Tummy Journey in Thailand (Indonesian)

Hai haiiiiii, akhirnya bisa meluangkan waktu (dan uang tentunya) untuk jalan – jalan lagi.

Perjalanan kali ini, saya memilih Bangkok bersama teman – teman kantor saya.
Berangkat Kamis pagi (08.20) dari Jakarta, tiba di Bangkok siang hari (11.30).

Kunjungan pertama kami di bangkok, kami pergi ke food park di daerah Thong Lor 8 (keluar stasiun BTS Thong Lor dan jalan kaki +/- 250 meter.) Tempat ini berbentuk bangunan 4 tingkat yang bercat earna hitam dan ada lambang angka delapan berwarna coklat. Semua restaurant disini kebanyakan makanan asing kaya pasta, fast food dll. Tapi ada Restaurant 24 jam khas Thailand yang ada di basement bangunan ini, berletak disamping FOOD LAND Supermarket.

Ternyata, agak susah ya cari makanan non pork di sini. Most of the dishes use pork. Jadi untuk kalian yang muslim pinter – pinter milih menu yaa.

Okay, Here’s come the menu that we ordered :

 

1. Won Ton Soup
Sama seperti di Indonesia, Won Ton Soup disini juga enak, bedanya mungkin dari kuahnya lebih banyak rasa rempah – rempah dibandingin kalau kita makan di Indonesia. Won Ton bagi yang kalian belum tau, adalah pangsit yang berisi beberapa isian kaya ayam, sayuran, udang, dan babi. Dicampur sama bihun / mie kuning dan sayuran (sawi).

Sebenernya makanan ini nggak terlalu susah untuk dibuat, kalo kalian lagi cari ide makanan yang cocok buat musim ujan, you can search the menu in google.

Wonton (Pangsit) Soup

 

2. Pad Thai (Fried Rice noodle)
Pad Thai ini adalah salah satu makanan khas dari Thailand. Karena dimana – mana banyak yang jual. Dari mulai kaki lima sampai restaurant. Pad Thai ini slightly different with kwetiau, tapi pad thai lebih ringan dari bahan tepung nya. Jadi di lidah tidak terasa terlalu berat dan eneg kalau makan kebanyakan.

Pad Thai ini biasanya disajikan dengan ayam, telur, bacon, daun bawang dan tauge yang gede – gede dan seger – seger!. Saya sebenernya bukan tipe orang yang suka sama tauge / kecambah. Tapi tauge di Thailand ini enak banget. Cuma di thailand yang tauge nya gak pait sama sekali dan bahkan ga bau.

Cara penyajian pad thai ini bermacam – macam. Ada yang dibungkus telur, ada yang seperti biasa, dan ada juga yang dia disajikan bersama crispy cracker di atasnya.

Kalau kalian mau makan pad thai, daun bawangnya harus kita potong besar – besar dan dimakan bareng dengan pad thai.

The Famous Pad Thai

The Famous Pad Thai

 

3. Ice Tea or Thai Tea?
Awalnya, Kita ngotot pesen Thai Tea, udah sampai diperagain ke mbak nya nggak ngerti – ngerti juga. Akhirnya yasudahlah kita pesen es teh susu biasa aja. Setelah dateng, ternyata yang dateng thai tea!. Ternyata disini semua ice tea itu memang udah thai tea. Setelah dipikir – pikir yaiya bener juga, kita kan sekarang di Thailand ya? hahahahaha.

 

Selesai makan , kita keliling FOOD LAND supermarket yang ada di dekat restaurant tadi. Belanja beberapa groceries untuk dimasak di apartemen hotel. Di supermarket itu kita liat banyak banget buah – buah seger dari thailand dan harganya jauh lebih murah kalau dibandingin di Jakarta. Contohnya aja nih, promegranate disini 1 buah yang super besar aja 80 bath (setara dengan 32ribu rupiah). Kalau di Jakarta jauh lebih mahal lho bisa sekita 50 ribu rupiah.

Capek muter – muter supermarket dan ngeliatin produk – produk Thailand yang unik – unik, kita memutuskan untuk makan lagiiiiiii ! 😀

Malem hari kita memutuskan untuk cari – cari street food. Kita pergi ke street foot just under the Thong Lor BTS station. Disini dari mulai buah, cemilan, sampai main dish juga ada. Diantara semua makanan enak itu, Saya memutuskan untuk nyobain Mango with sitcky rice.

Mango with Sticky Rice

Mango with Sticky Rice

Awalnya, agak defensif ngebayangin apa rasa yang bakal ada di mulut. Secara makanan ini memadukan antara ketan manis + santan manis + mangga.

TAPIIII,,, emang bener kata orang yang you just have to embrace the world and go for it. Rasanya enak alias endes banget!!!!!. The mango is very juicy, the sticky rice is amazing, santannya sama sekali enggak eneg dan ditambah kriuk – kriuk kuning yang ditaburin di atasnya (kurang paham namanya apa) itu semua perpaduan yang A M A Z I N G.

Makanan ini must try dan recommended banget. Penjual nya juga ramah banget, lancar bahasa inggris, jujur tentang mangga mana yang manis dan enggak 😀

 

Thailand memang terkenal sama produk – produk buah dan makanan – makanan yang enak.

Tapi karena kami kesini bulan November, orang lokal bilang nggak akan ada durian yang dijual karena bukan musimnya. Mereka lebih memilih untuk nggak menjual durian sama sekali daripada harus menjual durian yang rasanya nggak enak. Musim durian di Thailand ada di bulan Mei – Juli.

Jadi durian lovers, mulailah cari – cari tiket buat makan durian di Thailand. ☺

 

Pulang ke hotel, karena masih sore sekitar jam 8 malam, kami memutuskan untuk membakar lemak dengan berenang. Well, walaupun jadinya cuma main – main air yang penting niatnya kan? 🙂

Tapi, setelah membakar lemak yang nggak seberapa itu, kita semua kelaparan. Karena kita udah mager jalan keluar lagi, akhirnya kita masak mie instan khas Thailand yang tadi kita beli di supermarket.
Mine, was tom yum flavor.

Mie Instan 'Mama'

Mie Instan ‘Mama’

 

Kata mbak – mbak kasir supermarket nama merk mie instant-nya adalah mie MAMA, entah kenapa kami membaca merknya sebagai DINDIN. Hahahaha. (Maklum kita agak sotoy jadi huruf aksara thailand kita baca dimirip – miripin sama aksara abjad biasa).

Ngomong – ngomong masalah mie MAMA, agak lebih sedikit porsinya dibandingkan sama mie instan kita di tanah air. Tapi rasanya dahsyat. Ada juga dengan merek yang sama rasa ayam bawang dan soto. Entah saking enak atau saking lapernya, per orang makan 2 bungkus mie instan.

Perlu diingat kalo makan mie instan itu nggak boleh dimakan lebih sering daripada seminggu sekali yaa.

 

Esok nya, karena kita mau ke Ayuttaya (ancient city 2 hours from Bangkok)

Pagi – pagi banget kita udah di taxi untuk cari travel van spot yang akan ngangkut kita ke Ayuttaya. Sambil nunggu van nya jalan, hal yang pastinya kita lakukan adalah sarapan ala – ala street food.

I can see Thai people love fruits so much karena banyak banget yang jual buah – buah seger. Other kind of street food, ada juga yang jual serba goreng dan bakar. Sosis, otak – otak (not sure the name was), meatball, squid dan segala macem makanan tusuk yang digoreng & dibakar. Selain yang berbentuk tusuk- tusukan sate, mereka juga jual pisang goreng krispy loh. Hahaha.

Buah seger nan manis ala Thailand

 

street food Thailand (Yang paling enak ada di depan Mbak – Mbak baju kuning 😀 )

 

Sepulang dari day trip kita ke Ayuttaya (separate posts), kita stop by di restaurant Thailand dan pesen beberapa menu :
1. Pomelo Salad
Dasarnya orang asia, cara orang Thailand mengolah makanan pasti terdiri dari banyak rasa. Salah satunya makanan pomelo salad (salad jeruk bali) itu rasanya kecut pedes dan seger banget kalau dimakan siang – siang. Nggak dimana – mana, salad jeruk bali itu suegerrr banget. Rasa kecut dari jeruknya digabungin sama topping kaya ayam, beef bacon, kacang mede, salad, dan mayonaise. Hmmmm…..

10734031_10201908362469055_3369735312295057560_n

2. Green Chicken Curry
Another thai cuisine yang enaaaakkk banget. Ada beberapa yang served with sticky rice, some with normal rice. Mine was normal one. Bumbunya itu kaya banyak banget rempah yang ada di mulut. Santannya juga pas dan nggak too much. Makanannya juga wangi banget karena green colornya itu berasal dari daun pandan. Udah pasti kalian suka kalau cobain makanan satu ini.

Green Chicken Curry

Dari beberapa makanan khas thailand yang saya makan, kesimpulannya adalah :

Thai food is GREAATTT!! ☺

Semoga kalian yang baca postingan ini nggak dalam keadaan midnight dan tiba – tiba terserang lapar. Dan jangan lupa, Eat – Travel – Love 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s