Edinburgh history and reality

Ola ola ciao ciao ciao !

Skotlandia – salah satu negara yang tergabung di United Kingdom, memiliki ibu kota yang bernuansa victorian klasik. Yaitu Kota Edinburgh. Kota Edinburgh sendiri berada di pesisir timur Skotlandia. Ingat ya, Skotlandia itu beda negara dengan Inggris. Kedua nya memang tergabung di United Kingdom, tapi mereka bukan berada dalam 1 negara. Mereka sama – sama punya mata uang yang sama yaitu Poundsterling, tapi gambar dan cetakannya yang berbeda. Mengenai kegunaan, Poundsterling England bisa dipakai disini, dan begitu sebaliknya.

Scotland Pounds


Contournya berbukit dilengkapi dengan ratusan anak tangga yang terbagi di seluruh Edinburgh. Untuk menuruni bukit, mereka lebih memilih membangun ratusan anak tangga dibandingkan dengan jalan raya turunan untuk mobil. Kota ini sangat friendly di mata pejalan kaki. Saking cantiknya, UNESCO memberikan penghargaan World Heritage Site di tahun 1995.

Saat saya mengunjungi Edinburgh, saya berangkat dari London (victoria station) naik bis ke Edinburgh, kira – kira selama 12 jam perjalanan darat, saya habiskan dengan £14 (single trip) setara dengan Rp 280.000,- . Untuk perjalanan selama 12 jam dan nyebrang negara, menurut saya ini murah sekali. Tiket murah bisa kamu dapatkan kalo travel di offpeak. Misalnya hari selasa, rabu atau kamis. Jam nya pun jam off peak, ya biasanya jam 9 pagi sampe jam 12 siang.

Ada beberapa perusahaan transportasi di UK yang menangani antar kota bahkan antar negara. Di antara nya adalah :

Berangkat jam 7 malam, sampai di Edinburgh jam 5.30 pagi. Saat itu Edinburgh cantiiiiiik sekali. Matahari masih malu – malu untuk naik, jalanan super sepi, salju turun kecil, dan tak berangin. Membuat perjalanan jalan kaki saya menuju hostel menjadi sangat istimewa di memori.

Hostel yang saya pilih adalah Castle Rock Hostel. Berletak persis di bawah Edinburgh castle, dan hanya 10 menit jalan kaki dari terminal bis membuat hostel ini sangat convinience dari segi lokasi.

Saya pilih kamar yang isinya 4 kasur sharing dengan pemadangan dari jendela yang sangat luar biasa.

4beds Sharing – Castle Rock Hostel

4 beds sharing - Castle Rock Hostel

4 beds sharing – Castle Rock Hostel

Pemandangan dari jendela kamar

Pemandangan dari jendela kamar

pemandangan dari jendela kamar

pemandangan dari jendela kamar

Hostel ini selain mempunyai bangunan tampak luar yang khas, dia juga mempunyai common room yang cukup banyak. Antara lain adalah dapur, dining room, music room, dan quiet room. Setiap ruangan mempuyai fungsi masing – masing dan memang di khususkan untuk berinteraksi satu sama lain.

dining room

dining room

Quiet room

Quiet room

IMG_0890

music room

kumpulan piringan hitam

kumpulan piringan hitam

Dapur + tempat penyimpanan makanan

Dapur + tempat penyimpanan makanan

Hebatnya lagi, sebagai seorang solo traveler yang masih cupu, saya beruntung sekali memilih hostel ini dan bertemu dengan banyak solo traveler yang sudah menginap di hostel ini selama berbulan – bulan untuk mengeksplor lebih lanjut Skotlandia. Ada juga teman dari Jepang yang sudah berkeliling dunia secara solo. WOW.

meet my new friend : Mariko !!

meet my new friend : Mariko !!

Saya memiliki waktu 3 hari untuk mengeksplor kota eksotis ini. Pilihan pertama untuk menikmati kota ini secara dekat adalah dengan join walking tour gratis yang diadakan oleh travel tour domestik. Mereka mempunyai jadwal setiap hari dengan 2x keliling kota. Jujur saja, agak susah mendengarkan tour leader nya bicara dan memperkenalkan kota Edinburgh. Maklum, aksen Skotlandia nya kental sekali sampai – sampai saya yang sudah sengaja berdiri paling depan tidak bisa mendengar 100% semua yang dia ucapkan.

Tempat yang kami kunjungi antara lain adalah :

  1. The Elephant House – Birthplace of Harry Potter

Kalian semua sudah pasti pernah mendengar tokoh Harry Potter ciptaan J.K. Rowling. Sebagian film Harry Potter emang berlatar belakang di UK, dan tersebar di berbagai kota. Tapi awal mula dimana J.K. Rowling menulis dan menciptakan buku Harry Potter adalah di café ini. Selain history background nya yang menarik, café ini memang memiliki hot chocolate yang super enak, apalagi di saat winter.

IMG_0842

  1. Downtown Edinburgh City

Pusat kota Edinburgh ini memiliki beberapa landmark yang harus kamu kunjungi. Antara lain adalah : scottish national gallery, royal mile, Edinburgh Castle, St. Giles Cathedral, Scott Monuments, University of Edinburgh dan sebagainya. Favorit saya adalah Scott Monuments. Karena dia terletak di sebuah taman bersebelahan dengan Scott National Gallary. Di samping taman tersebut banyak sekali kursi – kursi dan spot yang dapat dijadikan warga Edinburgh berpikinik bersama keluarga.

IMG_0882

University of Edinburgh

University of Edinburgh

Edinburgh Castle

Edinburgh Castle

Monument of Edinburgh

Scott Monument

IMG_0794

Pusat pertokoan Edinburgh

Pusat pertokoan Edinburgh

  1. Makam Greyfriars Bobby – Anjing aid society yang terkenal di Skotlandia

Selain punya landmark yang indah, Edinburgh terkenal dengan cerita mistis nya. Leader yang bercerita bahwa di makam tempat anjing lucu ini dimakamkan, mereka mempunyai bangunan makam yang tidak biasa dan cenderung menakutkan. Tapi mayoritas memiliki kesamaan : adanya jerusi besi dalam makam. Ini disebabkan banyak sekali pengambilan mayat yang dilakukan mahasiswa Skotlandia untuk dijadikan bahan praktek studi mereka. Pemerintah mengatur tentang distribusi mayat yang dapat dijadikan bahan praktek seluruh mahasiswa di UK. Namun karena mahasiswa di Edinburgh sudah lama tidak diberikan jatah mayat untuk praktek, alhasil mereka mengambil dari makam langsung. Waduh!

Greyfriars Bobby

Greyfriars Bobby

IMG_0826

IMG_0827

IMG_0825

IMG_0823

IMG_0822

Esok harinya, saya penasan dengan mencoba beberapa café yang ada di pusat kota. Ada beberapa café yang menarik perhatian saya :

  1. Last Drop Café

Jaman dulu hukuman penggal cukup terkenal bagi para kriminal yang ada di Skotlandia. Di bawah Edinburgh Castle, terdapat alun – alun yang lantainya dibuat dari batu granit hitam. Disitulah dimana hukuman penggal kepala dilakukan. Dan persis sebelah alun – alun tersebut, ada café bernama Last Drop yang biasa disinggahi para criminal yang akan dipenggal kepala nya dan memilih untuk bersantai dan menikmati beer terakhir mereka sebelum menjalani hukuman.

IMG_0834

Apa rasanya minum beer 10 menit sebelum kepalamu dipenggal? 😦

  1. Frankenstein Pub in Old Town

Tokoh ilmuwan eksentrik Victor Frankenstein, yang menciptakan makhluk aneh dalam percobaan ilmiah ortodoks. Di Edinburgh punya 1 pub dengan tema Frankenstein. Punya 3 lantai yang terdiri dari bar, café, lengkap dengan hiasan – hiasan yang bertema scientist eksentrik ini.

 

 

IMG_0832

  1. Café Keno

Kalo yang satu ini karena nggak sengaja ketemu. Abis potret – potret di Last drop café, jalan kaki 5 menit ke arah atas ketemu café ini dan ternyata enak banget café nya!. Suasana rumah, makanan nya juga enak banget, dan orang – orang yang duduk di samping saya mereka semuanya super nice. Waktu itu saya pesan chicken potato soup dan salmon doughnut. A part of the look, makanan ini LEZAT BANGET!!

cafe-keno

ENAK BANGET !!

ENAK BANGET !!

 

Hari terakhir kunjungan saya, sebelum pergi ke terminal bis untuk pulang ke London, saya menyempatkan untuk main ke Calton Hill.

Calton Hill – Bukit yang terletak di pusat kota, hanya berjalan kaki kurang lebih 20 menit dari Terminal Bis Edinburgh. Colton Hill sebenarnya merupakan monumen yang belum selesai. Dan pada awalnya disebut “Monumen Nasional”. Dibangun tahun 1816, setahun setelah kekalahan Napoleon di Waterloo, bangunan itu dimaksudkan untuk menjadi replika dari Parthenon di Athena, sebagai peringatan bagi mereka yang telah meninggal dalam Perang Napoleon.

Bagian atas bukit Calton adalah tempat peacefull nan tenang untuk datang setiap hari, hanya untuk membaca buku atau menikmati pemandangan. Dengan lereng berumput dan pemandangan sepanjang Princes street (jalan raya perbelanjaan utama) dan Edinburgh Castle. Dari sini dapat terlihat juga tebing kemerahan berwarna Salisbury Crags, Arthur kursi, dan lereng bergelombang Holyrood Park.

IMG_0867

IMG_0888

IMG_0887

Calton Hill 1

Oiya, kalau ada yang mau beli oleh – oleh, Scotch dijual banyak banget dan relatif murah disini (yaiya lah – nama nya juga negara produsennya). Tapi hati – hati packing nya ke koper ya 😉

IMG_0784

Sembari saya jalan ke terminal, saya beruntung melihat pertunjukan kecil – musik khas Scotlandia  di taman Scott monument. Bagi anda yang masih mempunyai tenaga, waktu, dan rejeki, Sebelum anda getting older dan mulai mager untuk traveling, I think Edinburgh is one of the cities worth to visit.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s